Terakhir kali napasmu
Kutangkap dengan sekali hirup
Lalu kusimpan pada kedalaman dadaku
Tak kukeluarkan lagi sebab cinta
Saat itu kita samasama melepaskan napas
Yang berpacu dalam tungku panas dingin
Hingga sekarang pun napas itu masih
tersimpan
Dan terjaga dengan baik pada kedalaman dada
Sampai warna daun itu berubah
Tak lagi menjadi hijau
Namun coklat sedikit tua
Mungkin sampai daun itu juga kan jatuh
Gugur ke tanah,napas itu kan tetap tersimpan
Lalu kusimpan pada kedalaman dadaku
Tak kukeluarkan lagi sebab cinta
Sebab napas itu tak lagi sebentuk angin
Yang memberikan kita sekedar hidup
Sigondrong Dalam Diam
31 Agustus 2013
