Kau kehilangan sipat manusia mu
Bukan kehilangan hati mu
Kau manusia berhati tapi tiada berakal
Setelah bunga itu mekar lalu terpetik
Kau jadikan sampah
Kasih sayang berubah tangan
Kau lupa bahwa aku adalah satu rusuk mu yang hilang
Kau hanya ingat menusuk ku saat kau perlukan
Emosi mu lebih dalam dari cinta
Prasangka menjadi peran utama rumahtangga kita
Mendahulukan amarah dari rasa cinta
Rumahtangga yang kita bina menjadi rumah duka
Diriku kau jauhkan dari kenikmatan surga
Setiap hari kau beri ku siksa neraka
Di mata mu aku tak ubahnya hanyalah pelacur
Dipaksa melayani napsu walau hati harus berkabung
Kasih sayang berubah tangan
Rayuan berubah hujatan
Kemesraan mu berupa ancaman
Cengkaraman
Tamparan
Pukulan
Tendangan
Menbuat ku kini telah sadar
Bahwa aku bukanlah rusuk mu yang telah hilang
Sigondrong Dalamdiam
Sigondrong Dalamdiam
10Oktober2022
10Oktober2022
