Tidak alang lagi
Semua sudah menumpuk
Lembar kertas tiada terjamah
Bangku ujian tiada diperbolehkan serta
Tidak keruan hati
Berpikir peluh mata binasa
Bijakku hanya manjadi papa
Menanggung malu buah yang kucinta
Semua sudah menumpuk
Lembar kertas tiada terjamah
Bangku ujian tiada diperbolehkan serta
Tidak keruan hati
Berpikir peluh mata binasa
Bijakku hanya manjadi papa
Menanggung malu buah yang kucinta
Sigondrong Dalam Diam
03 Oktober 2016.
03 Oktober 2016.
*puisi ini menceritakan tentang penyesalan, kepasrahan, dan konsekuensi akibat kelalaian, beratnya tanggung jawab seorang suami,beratnya tanggungjawab seorang lelaki bernama Ayah dengan ekonomi yang serba kekurangan serta perasaan stres yang mendalam, penyesalan, dan rasa malu yang luar biasa
akibat sebuah kegagalan.