Hujan menyapa dengan dingin
Aku menyentuhmu dengan rasa ingin
Agar kau tahu besar cinta
Tiada dapat siapa mengantikanmu
Lihatlah aku menyulam rindu
Dari benang bekas senyumanmu yang lalu
Dengarlah aku mempuisikan namamu
Di saat jaga dan lenaku
Kuminta janganlah engkau acuh
Kumohon berikan kesempatan buat rasaku bertamu
Cukup sudah lupakan dia yang kau buru
Ikutlah bersamaku mencapai puncak tanpa pilu
Lupakan mari lupakan saja
Sejarah di mana putik berbunga tanpa warna
Masih aku yang diam-diam menaruh hati
Padamu yang kuanggap sebagai surga
Sambutlah cinta suci ini
Sumpah mati kau tak akan rugi
Sebab setia adalah maharnya
Terimalah rasa rindu
Sampai hidup hingga kan ke mati
Sumpahku kau tak perlu sangsi
Kau tetap malaikat dalam hidup
Sugianto
13 September 2014.23:21
Astana airmata melangit mimpi
Aku menyentuhmu dengan rasa ingin
Agar kau tahu besar cinta
Tiada dapat siapa mengantikanmu
Lihatlah aku menyulam rindu
Dari benang bekas senyumanmu yang lalu
Dengarlah aku mempuisikan namamu
Di saat jaga dan lenaku
Kuminta janganlah engkau acuh
Kumohon berikan kesempatan buat rasaku bertamu
Cukup sudah lupakan dia yang kau buru
Ikutlah bersamaku mencapai puncak tanpa pilu
Lupakan mari lupakan saja
Sejarah di mana putik berbunga tanpa warna
Masih aku yang diam-diam menaruh hati
Padamu yang kuanggap sebagai surga
Sambutlah cinta suci ini
Sumpah mati kau tak akan rugi
Sebab setia adalah maharnya
Terimalah rasa rindu
Sampai hidup hingga kan ke mati
Sumpahku kau tak perlu sangsi
Kau tetap malaikat dalam hidup
Sugianto
13 September 2014.23:21
Astana airmata melangit mimpi
