Membuang resah di pesona senja
Bentuk pelangi kemana?
Sedangkan hujan selesai tiba.
Masih membekas di halaman adanya
Tapak kakimu duhai yang kupuja
Tak mungkin terlupa
Walau harus berkafankan derita
Di tinggalmu begitu teramat menyiksa
Mengikutkan hati rasa binasa
Menurutkan akal mati percuma
Kau tetap menjadi bayangbayang bergelora
Terus berjalan seakan menggenggam bara
Menikmati sisa hidup di jalan cinta
Salahkah menjadikan dikau sebongkah arca
Jika pun kau tahu mencintai itu bukanlah dosa
Sigondrongdalamdiam.
05 September 2015
Astana airmata melangit mimpi
