Pada kalbu yang bicara
Ingin kuhentikan menuliskanmu
Namun kepalaku penuh aksara
Tak bisa ditumpahkan sebentuk membiru
Tangis yang jauh
Kian mendekat mendekap haru
Segumpal menjadi dingin
Segengam lagi terjadi dingin
khasanah yang terpencil
Dari sudut putih sebelum hitam
Tersusun menjadi tingkat
Pada pengusir penat
Pada kalbu yang berbisik
Dalam kepala yang menjerit
Aksara itu kian merintih
Meminta didudukan sesuai polanya
Sigondrongdalamdiam
24 Maret 2015.05:57.






