Di keheningan malam
Dalam separuh bulan
Awan menghitam
Bagai pertanda irama hujan
Di ujung dendam
Pungguk meneluri jalan
Berbekal kerinduan yang tak padam
Kenyataan ini terlalu pahit tersebutkan
Seakan mati tenggelam
Pada rona-rona pelangi kehidupan
Terus membau dalam-dalam
Arti rindu yang tak berujung pangkal gerangan
Haruskah kian melebam
Sampai jasat dikafani kain terbentangkan
Perselisihan antara diam dan kalam
Membius tiup darah yang dialirkan
Sigondrongdalamdiam
28 Maret 2015.






