S
enja kala menyulamkan warna
enja kala menyulamkan warna
Apik dibalik mega
Bertengger senyummu diurai rambut yang hitam kepirangan
Di apit sepasang bola anggun matamu
Aku lemas menanggung rindu
Lewat angin yang kuhirup lalu terkeluarkan dari dada ini
Kutitipkan rasa rindu yang membeku terhadapmu
Berharap kau pahami kebuntuan kebekuan ini
Hadirlah sebagai bara yang membakarnya
Jelmalah menyunting lamunku
O.. dikau yang di sayang
Sudahilah menari di sudut dalam diamku
Selaksa memikul gunung menguras lautan
Kerinduan ini terhadapmu tiada berbatas sudahnya
O.. dikau yang disayang dirindu
Tiadakah bergetarkah mindamu terhadap gelora suciku
Sejak kepergianmu harihariku memagut dagu
Mencaricari kemana haruman yang membangkitkan inderaku
Sigondrong Dalamdiam
24Febuari2024






