Notification

×

Iklan

Iklan

Mengejar Mimpi

Senin, 28 September 2026 | September 28, 2026 WIB Last Updated 2026-09-29T01:59:13Z



Malam kian membukakan
jubahnya
Pelan namun pasti meninggalkan jejakjejaknya
Pada helai daun muda maupun tua
Menyurut indera ku menafsirkan ribuan cinta

Rebah ku tak pernah meniduri malam
Bintang di langit begitu ingin terkantongi
Di antara nafas yang tinggal satuan
Selembar harap tetap menyala

Mimpi
Tentang yang tak pernah ada dalam tidur
Mimpi
Yang terbekam dalam diam

Dalam puncak terang

Sigondrongdalamdiam
28September2015.
Astana Airmata Melangit Mimpi.

*arti puisi ini

Malam kian membukakan
jubahnya
Waktu memasuki subuh
Walau terasa lama namun pasti meninggalkan  jauh dari kejadian-kejadian dimulai dari saat matahari tenggelam
Embun yang menimpel di semua daun
Menjadi bukti kebesaran rahman-rahim alam

Aku yang tidak pernah istirahat (tidur seperti otang lain) disaat malam
Selalu berdoa kepada sang pencipta
Di usiaku yang semakin tua
Harapan adalah satu-satunya penyemangatku

Kebagiaan yang tak pernah didapat saat istirahat
Menjadikan pribadi yang tak banyak bicara (menuntut)
Sedangkan semua ingin dibahagiakan
×
Berita Terbaru Update