Aku masih berduka
Pada sepi di hujat malam
Berdiri
Menatap tinggi langit
Yang menjadi puingpuing dingin
Nyamuk serasa melolong
Suara anjing sedari tadi
Bagai setan di anggap diri
Menghamba pun sudah tak berdarah lagi
Kau putar
Haluan kiblat sembahyang
Kebodohan apa pembodohan
Pasti berputar
Dunia yang kita singgahi
Satu saat nanti kau pasti berkarma sepi
Bukan menghujat malam
Tapi menghajat dalam
Sepi ini terlalu indah untukku ceritakan
Sigondrongdalamdiam
21 Agustus 2015.
Astana airmata melangit mimpi





