Di tikam belati masih dapat kutahan
Perihnya
Di lempar hina cacimaki kuhayati semua
Dengan indah
Aku tetap berdiri sembunyikan tangis ini
Jeritan pembebasan kurapal di untai doa
Salahkah aku sang pencipta
Bila menanyakan adaMu
Pada angin menghembus awan
Ada hujan berserta badai
Aku mencoba.
Katanya biarkan.
Lelahku mempersunting api Yang membara wujud ke sutra
Apa adanya hidup ini pun salah
Ada apanya hidup ini juga salah
Biarlah
Dan biarkanlah
Semua mengalir tenang
Biarkan
Dan biarkanlah
Hingga diam dan kalam
Hanya mampu di tapsir dengan rasa sayang
Sigondrongdalamdiam
19 Agustus 2013
Rantauprapat
Astana airmata melangit mimpi





