Kudekati dikau
Rasa sepi yang begitu kemarau
Dengan secarik tersayat puisi
Aku merayu dari siang hingga malam menepi
Kuhayati tiap untai nada sedih
Hingga tidur sukar pun bermimpi
Kiblatku pun dalam diam tak henti
Apakah berdosa jika ada rasa cinta ini
Sememangnya teringin hati ini
Membuang benih cinta yang bersemadi
Namun tiada sanggup menghadapi
Ditimbangan suatu saat nanti merugi
Aku jatuh cinta lagi
Jatuh cinta pada kenangan tersendiri
Aku dalam diam mengakui
Sinar yang kau beri bangkitkan indera yang mati
Wahai dikau mahligai mimpi
Izinkan aku sampai mati terus mengabdi
Wahai dikau permaisuri dalam sepi
Hidupku ini hanya pada puisi cinta abadi
Lirih jerit tangis berkobar berjanji
Dalam tiada hati rela meneruskan mimpi
Hingga tak tergamak kelak terdapati
Cinta rindu ini hanya milikMu sejati
Dihamparan penuh noda membela diri
Rasa bangga tetap terterapkan di sini
Astanaku airmata misteri terbagi
Di langit atau melangitkan mimpi
Dalam diam dendam mengabdi
#sigondrongdalamdiam
17 April 2014,17:28
Astana Airmata Melangit Mimpi





