Buih
Rindu yang terbekam
Di kakikaki langit membenam
Pada gumpalan asap menjadi awan
Seakan tak mampu ditorehkan
Kutitip tangis pada malam
Secangkir kopi masa silam
Buihbuih di atas adukan
Menyihirku ingin ke pangkuan
Pada dapur aksara cukup memendam
Kerinduan ini berujung dalam diam
Tidaklah sanggup apa yang hendak dikatakan
Kecuali Buihbuih itu tetap indah sepanjang jalan
Sigondrongdalamdiam
27 Juli 2015.
Rindu yang terbekam
Di kakikaki langit membenam
Pada gumpalan asap menjadi awan
Seakan tak mampu ditorehkan
Kutitip tangis pada malam
Secangkir kopi masa silam
Buihbuih di atas adukan
Menyihirku ingin ke pangkuan
Pada dapur aksara cukup memendam
Kerinduan ini berujung dalam diam
Tidaklah sanggup apa yang hendak dikatakan
Kecuali Buihbuih itu tetap indah sepanjang jalan
Sigondrongdalamdiam
27 Juli 2015.
BUIH 2
Samudra dalam cangkir
Buih di sudut bibir
Beraroma tarapi bersebahak menyihir
Samudera dalam cangkir
Menyisakan buihbuih di dataran bibir
Mengenai sihir agar tak mencebir
Menantu kata yang kau sihir
Berpinang membuka tabir
Isyarat syarat berubah fikir
Samudera dalam cangkir
Buihbuih cantik di bibir
Tersimpan di lepek puisi seekor tungir
Sigondrongdalamdiam
29 Juli 2015.
Samudra dalam cangkir
Buih di sudut bibir
Beraroma tarapi bersebahak menyihir
Samudera dalam cangkir
Menyisakan buihbuih di dataran bibir
Mengenai sihir agar tak mencebir
Menantu kata yang kau sihir
Berpinang membuka tabir
Isyarat syarat berubah fikir
Samudera dalam cangkir
Buihbuih cantik di bibir
Tersimpan di lepek puisi seekor tungir
Sigondrongdalamdiam
29 Juli 2015.
(3)
Kau masih ingat
Jalannya mengaduk kopi
Yang gulanya mengendap sudah
Mengumpal di dasar berdasar
Masihkah kau ingat
Kopiku tanpa gula
Di aduk pun tetap pahit rasanya
Dari kemarin dingin beringin
Buih di atas terisi
Gelasgelas kita ukuran bentuk berbeda
Kopimu bercampur gulagula
Kopiku tanpa gula pahit terasa
Buihbuih kita sama
Di atas berada terlihat adanya
Mari kita nikmati buihnya saja
Sebab kopinya pasti rasa berbeda
Untuk sahabat di atas persahabatan
Sigondrongdalamdiam
09 Agustus 2015
Jalannya mengaduk kopi
Yang gulanya mengendap sudah
Mengumpal di dasar berdasar
Masihkah kau ingat
Kopiku tanpa gula
Di aduk pun tetap pahit rasanya
Dari kemarin dingin beringin
Buih di atas terisi
Gelasgelas kita ukuran bentuk berbeda
Kopimu bercampur gulagula
Kopiku tanpa gula pahit terasa
Buihbuih kita sama
Di atas berada terlihat adanya
Mari kita nikmati buihnya saja
Sebab kopinya pasti rasa berbeda
Untuk sahabat di atas persahabatan
Sigondrongdalamdiam
09 Agustus 2015





