Ibarat perahu di tengah lautan yang kehilangan biduk
Terombang-ambing tanpa penyeimbang
Sarat kan tenggelam sebelum sampai ketepian
Begitulah diumpamakan perhubungan kau dan aku
Diam kinilah biduk ku kayuh
Berangkat pergi biduk pun kukayuh
Walau isyaratnya penuh kecewa
Hilang rasa percaya yang pernah bertahta indah
Buat apa kubicara jika hanya menambah luka
Apiknya ku diam agar tak lebih menyakitkan
Sememangnya ini keputusan teramat sulit dipersembahkan
Bila dua insan tak lagi satu iringan
Walau pasti akan ditafsirkan seakan ingin lari dari kenyataan
Kerumitan cinta yang masih merindu
Namun masa ini adalah waktu terbaik buat mengupas segalanya
Kau yang dulu menghadirkan keriangan
Kini berubah melahirkan kepedihan
Sampai kukeringkan air mata ini tuk menangis
Karna kusadar semuanya sia-sia
Orang yang di cinta tiada tahu di cinta
Orang yang di rindu tiada merasa di rindu
Entah di mana perasaan kasih itu
Dahulunya begitu sangat tinggi melebihi diriku
Kini engkau sukar untuk dimengerti
Kini terpaksa aku saja selalu yang menjadi korban kesilapan
Mengalah bukanlah kalah
Diamku bukanlah sertamerta menerima
Bukanlah mudah bercinta jika pengertian tiada setaraf
Bukanlah mudah pula merindu jika tiada bujuk rayu
Akulah biduk yang patah
Di tenangnya lautan tiba-tiba bergelombang
Meleyapkan keseimbangan di antara kita
Sigondrong Dalamdiam
16Juli2024
Terombang-ambing tanpa penyeimbang
Sarat kan tenggelam sebelum sampai ketepian
Begitulah diumpamakan perhubungan kau dan aku
Diam kinilah biduk ku kayuh
Berangkat pergi biduk pun kukayuh
Walau isyaratnya penuh kecewa
Hilang rasa percaya yang pernah bertahta indah
Buat apa kubicara jika hanya menambah luka
Apiknya ku diam agar tak lebih menyakitkan
Sememangnya ini keputusan teramat sulit dipersembahkan
Bila dua insan tak lagi satu iringan
Walau pasti akan ditafsirkan seakan ingin lari dari kenyataan
Kerumitan cinta yang masih merindu
Namun masa ini adalah waktu terbaik buat mengupas segalanya
Kau yang dulu menghadirkan keriangan
Kini berubah melahirkan kepedihan
Sampai kukeringkan air mata ini tuk menangis
Karna kusadar semuanya sia-sia
Orang yang di cinta tiada tahu di cinta
Orang yang di rindu tiada merasa di rindu
Entah di mana perasaan kasih itu
Dahulunya begitu sangat tinggi melebihi diriku
Kini engkau sukar untuk dimengerti
Kini terpaksa aku saja selalu yang menjadi korban kesilapan
Mengalah bukanlah kalah
Diamku bukanlah sertamerta menerima
Bukanlah mudah bercinta jika pengertian tiada setaraf
Bukanlah mudah pula merindu jika tiada bujuk rayu
Akulah biduk yang patah
Di tenangnya lautan tiba-tiba bergelombang
Meleyapkan keseimbangan di antara kita
Sigondrong Dalamdiam
16Juli2024





