Notification

×

Iklan

Iklan

Akulah Biduk Patah

Kamis, 16 Juli 2026 | Juli 16, 2026 WIB Last Updated 2026-07-16T12:08:05Z
Ibarat perahu di tengah lautan yang kehilangan biduk
Terombang-ambing tanpa penyeimbang
Sarat kan tenggelam sebelum sampai ketepian
Begitulah diumpamakan perhubungan kau dan aku

Diam kinilah biduk ku kayuh
Berangkat pergi biduk pun kukayuh
Walau isyaratnya penuh kecewa
Hilang rasa percaya yang pernah bertahta indah

Buat apa kubicara jika hanya menambah  luka
Apiknya ku diam agar tak lebih menyakitkan
Sememangnya ini keputusan teramat sulit dipersembahkan
Bila dua insan tak lagi satu iringan

Walau pasti akan ditafsirkan seakan ingin  lari dari kenyataan
Kerumitan cinta yang masih merindu
Namun masa ini adalah waktu terbaik buat mengupas segalanya

Kau yang dulu menghadirkan keriangan
Kini berubah melahirkan kepedihan
Sampai kukeringkan air mata ini tuk menangis
Karna kusadar semuanya sia-sia
Orang yang di cinta tiada tahu di cinta
Orang yang di rindu tiada merasa di rindu

Entah di mana perasaan kasih itu
Dahulunya begitu sangat tinggi melebihi diriku
Kini engkau sukar untuk dimengerti
Kini terpaksa aku saja selalu yang menjadi korban kesilapan

Mengalah bukanlah kalah
Diamku bukanlah sertamerta menerima
Bukanlah mudah bercinta jika pengertian tiada setaraf
Bukanlah mudah pula merindu jika tiada bujuk rayu

Akulah biduk yang patah
Di tenangnya lautan tiba-tiba bergelombang
Meleyapkan keseimbangan di antara kita

Sigondrong Dalamdiam
16Juli2024
×
Berita Terbaru Update