Di tiang pintu rumah
Ada marwah suami yang dijaga
Seorang wanita mulia layaknya merapikan langkahnya
Dengan niat lalu mengabarkannya
Ke mana langkah kaki itu akan pergi
Bagi wanita mulia itu bukan kekangan
Tapi itu adalah awal menjaga kesucian
Karna dalam ikatan pernikahan
Ada amanah yang harus dijunjung tinggi
Rumah tangga bukan hanya nafkah
Tetapi juga tentang aturan untuk saling menjaga perasaan
Ada hak yang dipenuhi
Ada kewajiban yang dijaga dan ditaat
Dalam ikatan rumah tangga islam
Suami diberi tanggung jawab sebagai pemimpin keluarga
Di pundaknya terletak beban perlindungan,
nafkah, keamanan, dan kesejahteraan rumah tangga
Juga suami juga diletakan semua doa
Karena itu, ketika seorang isteri hendak keluar rumah,
Isteri wajib meminta izin kepada suaminya
Sebuah kalimat sederhana,namun diartikan larangan
"Aku hendak pergi ke.... "
Kalimat yang mungkin terdengar biasa saja
Tetapi sesungguhnya adalah jembatan kepercayaa sebuah menghubungkan dua hati dua pikiran yang menjadi satu
Jika itu terjadi maka izin bukan sekadar kata
Melainkan bentuk penghormatan terhadap pasangan
Sebab dalam pernikahan
Tak ada langkah yang berjalan sendiri
Isteri meminta ijin kepada suami ketika akan pergi
Suami mengetahui ke mana isterinya pergi
Isteri yang dimuliakan derajatnya dengan gelar ibu
Akan memahami itu sebagai tanda dirinya diperhatikan
Namun hal ini dianggap larangan
Yang membatasi hak-hak isteri
Entah betapa banyak kesalahpahaman
bermula dari komunikasi yang terputus
Seolah suami dianggap mau menang sendiri
Entah berapa banyak prasangka yang
lahir dari kabar yang tak pernah disampaikan
Karna melupakan izin menjadi bahasa kasih yang paling sangat sederhana
Bukan rantai yang mengikat kaki
Melainkan cahaya yang menerangi perjalanan
Sering kali harus seizin suami diartikan penintasan
Bukan pernah diarttikan menghalangi keburukan dikemudian hari
Seorang suami dituntut berlaku bijaksana,
memberi ruang bagi isterinya untuk berkembang,
bersilaturahmi, menuntut ilmu,
dan menjalankan berbagai urusan yang bermanfaat.
Karena kepemimpinan bukanlah kekuasaan tanpa batas
Melainkan tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan
Dan ketaatan bukanlah kehilangan martabat
Melainkan bagian dari menjaga keharmonisan
Jika meminta izin diartikan bukan tentang siapa yang lebih tinggi
Atau siapa yang harus tunduk sepenuhnya
Akan tetapi Izin diartikan tentang saling menjaga
Tentang dua insan yang memahami
Bahwa rumah tangga yang kokoh
Dibangun oleh komunikasi,penghormatan, dan kepercayaan
Maka ketika seorang isteri berpamitan kepada suaminya
Dan seorang suami mengizinkannya dengan kasih sayang
Sesungguhnya yang sedang tumbuh bukan sekadar kepatuhan
Melainkan ketenteraman dalam sebuah keluarga.
Di situlah izin menemukan maknanya terdalam
Bukan sebagai pembatas kebebasan yang dibenci
Tetapi sebagai penjaga keharmonisan
dalam perjalanan panjang bernama pernikahan
SigondrongDalamDiam
10Juni2026





