Dari tunas satyaku kudarmakan, darmaku kubaktikan
Ada kabar telah berubah menjadi
Setiaku kupersembahkan sembahku merampok hibah
Ada kabar telah berubah menjadi
Setiaku kupersembahkan sembahku merampok hibah
Lewat dana hibah pernah berlayar cantik
Di tahun 2022: Rp1,55 miliar
Lalu di tahun 2023: Rp1,00 miliar
Kemudian di tahun 2024: Rp1,200 miliar
Di tahun 2022: Rp1,55 miliar
Lalu di tahun 2023: Rp1,00 miliar
Kemudian di tahun 2024: Rp1,200 miliar
Ah... Kesetiaan menghibah yang sangat apik bukan?
Lalu terdengar kabar berembus pelan-pelan sekali
Dari total Rp3,75 miliar itu
Terendus kebocoran yang berpotensi merugikan negara
Sekitar Rp1 miliar,
Yang diperuntukkan untuk kegiatan fiktif, pemotongan uang transport dan honor peserta yang tidak dibayarkan penuh serta,..
Dugaan tanda tangan palsu
Lewat penyelidikan
Puluhan saksi sudah diperiksa
Harusnya progres penyidikan sudah mendekati tahap akhir
Namun...
Tiba-tiba semua sunyi senyap
Bagai dibawa angin mamiri
Tak ada yang jadi tersangka
Pada hal bau bangkai korupsi telah menyengat tajam
Di benak masyarakat timbul pertanyaan
Kemana hilangnya berkas?
Apakah berkas telah jadi beras?
Mengapa congor-congor keadilan diam?
Apakah bukti belum cukup terang?
Atau adakah yang menutup jalan pedang keadilan untuk diam?
Rakyat hanya menunggu jawaban
bukan prasangka, bukan pula tuduhan
Jika kepercayaan diumpamakan pelita
Harusnya tidak boleh redup karna berbahan bakar kepastian
Bukan berbahan bakar minyak
Yang ada aturan naik tidaknya
Jika memang tak ada yang salah,
Jelaskan agar keadilan tegak lurus
Jika ada yang perlu dituntaskan
Tuntaskan dengan hukum ditegakkan
Tanpa pilih barisan yang dekat kekuasaan atau telah pun setoran
Di antara sunyi yang kian pekat
Penyelidikan dana hibah itu masih melekat
Bukan untuk menghakimi siapa
Melainkan mencari terang di balik tanda tanya
Ada apa?
Mengapa berhenti,
Disaat sudah mendekati tahap akhir
SigondrongDalamDiam
12Juni2026
Lalu terdengar kabar berembus pelan-pelan sekali
Dari total Rp3,75 miliar itu
Terendus kebocoran yang berpotensi merugikan negara
Sekitar Rp1 miliar,
Yang diperuntukkan untuk kegiatan fiktif, pemotongan uang transport dan honor peserta yang tidak dibayarkan penuh serta,..
Dugaan tanda tangan palsu
Lewat penyelidikan
Puluhan saksi sudah diperiksa
Harusnya progres penyidikan sudah mendekati tahap akhir
Namun...
Tiba-tiba semua sunyi senyap
Bagai dibawa angin mamiri
Tak ada yang jadi tersangka
Pada hal bau bangkai korupsi telah menyengat tajam
Di benak masyarakat timbul pertanyaan
Kemana hilangnya berkas?
Apakah berkas telah jadi beras?
Mengapa congor-congor keadilan diam?
Apakah bukti belum cukup terang?
Atau adakah yang menutup jalan pedang keadilan untuk diam?
Rakyat hanya menunggu jawaban
bukan prasangka, bukan pula tuduhan
Jika kepercayaan diumpamakan pelita
Harusnya tidak boleh redup karna berbahan bakar kepastian
Bukan berbahan bakar minyak
Yang ada aturan naik tidaknya
Jika memang tak ada yang salah,
Jelaskan agar keadilan tegak lurus
Jika ada yang perlu dituntaskan
Tuntaskan dengan hukum ditegakkan
Tanpa pilih barisan yang dekat kekuasaan atau telah pun setoran
Di antara sunyi yang kian pekat
Penyelidikan dana hibah itu masih melekat
Bukan untuk menghakimi siapa
Melainkan mencari terang di balik tanda tanya
Ada apa?
Mengapa berhenti,
Disaat sudah mendekati tahap akhir
SigondrongDalamDiam
12Juni2026





