(1)
Langit menangis
Bumi seketika basah
Aku sunyi
Angin menampar
Biru dalam huluhati
Aku sunyi
Pada gemuruh yang berkibar
Mata kelakilakianku berdebar
Oleh gigil di tiap hujan
Sigondrongdalamdiam
26 April 2016
(2)
Lalu
Nyanyian-nyanyian rumpun bambu itu
Membuat kita lupa akan mata angin
Yang membuat gesekan
Di antara batangbatang bambu
Yang kita nikmati hanya bunyinya
Hingga kita terlena dalam terjaga
Sampai hujan itu melanda
Rumpunan bambu hanya menghasilkan satu bunyi
Bunyi duka
Sigondrong Dalam Diam
1 Oktober 2016
(3)
Kucium kau lewat malam
Kusetubuhi kau hampir siang
Mataku kembali ke bahasa dalam diam
Dimana harus mengeja berlahan
Bilakah terbit dan tenggelam
Separuh wajah menyimpan angin menjadi nyanyian
Sigondrong Dalam Diam
21 September 2016
Lalu
Nyanyian-nyanyian rumpun bambu itu
Membuat kita lupa akan mata angin
Yang membuat gesekan
Di antara batangbatang bambu
Yang kita nikmati hanya bunyinya
Hingga kita terlena dalam terjaga
Sampai hujan itu melanda
Rumpunan bambu hanya menghasilkan satu bunyi
Bunyi duka
Sigondrong Dalam Diam
1 Oktober 2016
(3)
Kucium kau lewat malam
Kusetubuhi kau hampir siang
Mataku kembali ke bahasa dalam diam
Dimana harus mengeja berlahan
Bilakah terbit dan tenggelam
Separuh wajah menyimpan angin menjadi nyanyian
Sigondrong Dalam Diam
21 September 2016





