Setelah bermainmain hujan di sepanjang jalan melangit mimpi kotaku
Rasa lapar pun menyerang isi perutku
Kusinggahi rumah makan di depan bekas SBU
Sambil makanku perhatikan kota lampu
Tetap saja angker walau kanan kiri lampu
Namun terkendalikan kerna ilmuku
Yang sudah paham dari dulu kota ini tak ada maju
Perut telah terisi tinggal membayar berapa semua itu
Kurogoh saku untunglah pas uang buat membayar semua itu
Aku pun segera bergegas berlalu
Kembali ke astana melangit mimpiku
Diperjalananku bernyanyi satusatu sayang ibu
Sampai di jalan iman bonjol mataku terpaku
Melihat gambar yang mulia tuan raja batu
Memakai seragam pramuka membuatku bertanya malumalu
;Sejak kapan yang dipertuan agung raja batu jadi anggota pramuka
Di kota bongak banyak hantu?
Sigondrong Dalam Diam
25 Desember 2014.03:44.
Astana airmata melangit mimpi.


Social Plugin