Kicau Bumi Ika

Air yang tergenang
Bukan di jalan yang berlubang
Namun di aspal yang rata jika dari jauh dipandang
Menjadi cermin wajah sangarku yang banyak hutang

Jatuh rintik hujan jelas mencekam
Lebih jernih lagi kicau walet rumahan terekam
Serasa ingatanku kembali kepedalaman hutan di Riau
Siang malam penuh kicau

Pinggirpinggir berhias lampu
Tapi masih tersimpan malu
Hampir sudah habis mau
Namun bentuk lapangan ika bina tetap saja begitu

Tak tahu sudah berapa umur rumputnya
Yang kutahu sejak ada pameran pembangunan di sana
Hingga kini tetap begitu adanya
Walau ika bina bergelar kota dollar,katanya

 
Sigondrong Dalam Diam
25 Desember 2014.02:40.
Sepanjang jalan melangit mimpi.