Notification

×

Iklan

Iklan

Menanti Sekarat

Rabu, 01 Juli 2026 | Juli 01, 2026 WIB Last Updated 2026-07-03T09:12:19Z
Malam memuncak menetaskan tangisnya
Pada helai-helai daun
terpisah
Air mata itu  bening
dan tawar
Menjadi asin terpandang mataku
Dalam dingin yang terasing hangat
Lilitan rintih perih di kedalaman perut ini
Bagaikan bius tajam menikam
Setelah sore tadi terpukulkan tanganku

Wajahmu yang dekat
Tersenyum nikmat
Puas,menjadi penyampai dakwaan dan hakim
Aku
terputuskan sakat kekat
yang menanti sekarat


(2)


Di dalam hujan malam
Ku berjalan padamkan amarah
Membiarkan renta tubuh ini basah
Sampai puncaknya dingin menjadi selimut
Amarah masih jua kental membalut
Bersama kecintaian yang keriput
Rindu ini semaput

Hujan mulai mereda
Renta tubuh ku kini berkabut gigil
Aku kehilangan tungku
Hingga hangat hanya dalam khayal

Kepada satu wajah
Khayalku marit rebah
Mencari kepada
satu nikmat tersumbat
Amarahku terasai berkurang padat

SigondrongDalamDiam
1-2 Juli 2021
×
Berita Terbaru Update