kasih
kutuliskan untukmu puisi cinta
tulus dari rindu bukan dari napsu
jika suatu hari nanti aku tiada
bacakanlah puisiku itu tanpa ragu
seperti kau membuat bimbangmu saat akan menerima cintaku
cinta yang kutuluskan dalam puisiku
ternyata mirip cintanya laila dan majnun
ada ruang-ruang
riang
bisik
berisik
serta air mata
dari haram hingga halalnya
begitulah kita tatkala itu dan kini
tak saling jauh namun saling dalam diam
tak pernah kita sadari kita sudah melaut
salah tafsir memahami gelombang
buih-buih yang tertelan
kita sudah dipuncak akan tenggelam
dan sebelum ajal itu membingkai kelam
keputusan mencintaimu tak akan pernah jadi sesalan
kasih
Sigondrong Dalamdiam
27Juli2024





