Kepalsuan
Kau...
Telah membunuhku
Dengan pisaupisau rindu
Hingga jauhlah menyayatkan lebar
Luka tanpa kepastian
Kau...
Lupa dan melupakan
Langkahlangkah kaki menapak air
Menuliskan prasetia pada batu sungai mimpi
Untuk setia dalamdiam dan dalamkatakata
Semua kini tinggal
Lukisan abstrak berjudul prolog
Tentang cinta
Mengenai prasetia
Di sini
Kau membunuhku
Waktu yang menyaksikan itu
Kasih.
Sigondrongdalamdiam
23 Juni 2015
astana airmata melangit mimpi





