Notification

×

Iklan

Iklan

Berqurban Bagi Ade Parlaungan Nasution

Rabu, 27 Mei 2026 | Mei 27, 2026 WIB Last Updated 2026-05-27T15:18:33Z


SerbaSerbi.SDD.27/Mei/2026.
Di pelataran Masjid Ummi Thardiyah yang aroma tanah masih basah di penuhi gema takbir, seekor sapi kurban diserahkan dengan penuh khidmat oleh Ade Parlaungan Nasution kepada pengurus mesjid sebagai syarat menjemput fitrinya idul adha untuk dikurbankan dimana nanti dagingnya dibagikan kepada masyarakat sekitar.

Namun bagi Assoc. Prof. Ade Parlaungan Nasution, Ph.D. , tokoh pendidikan Labuhanbatu, Budayawan dan pemerhati dan penggiat seni sekaligus Rektor Universitas Labuhanbatu ini berkurban bukan sekadar tentang hewan yang disembelih atau daging yang dibagikan. Lebih dari itu, Idul Adha adalah perjalanan batin manusia untuk belajar merelakan,mengikhlaskan, dan menanam kasih di tengah kehidupan yang kian sibuk oleh urusan dunia.

“Idul Adha adalah tentang berbagi, berkorban, dan mempererat silaturahmi  Selamat merayakan dengan penuh cinta dan keberkahan,” ucapnya lembut nan tegas kepada penulis seolah ingin memastikan bahwa makna hari raya tidak berhenti di seremoni semata. Seolah mengajak manusia kembali belajar banyak dari Nabi Ibrahim A.S tentang gigihnya berjuang, sabarnya menunggu dan ikhlasnya melepaskan. Kisah hidup yg masih tetap bisa dipetik maknanya meski dari ribuan tahun lalu terjadinya.

Barangkali memang begitulah hakikat Idul Adha.
Ia datang bukan hanya membawa kisah pengorbanan Nabi Ibrahim, tetapi juga mengingatkan manusia bahwa hidup akan terasa lebih lapang ketika hati belajar memberi

"Selamat Idul Adha untuk semuanya. Mohon maaf atas segala salah. Semoga setiap kita senantiasa didekatkan dengan bahagia. Aamiin".pungkas beliau.

×
Berita Terbaru Update