Notification

×

Iklan

Iklan

Riuh di Media Sosial Akan Dugaan  Penyiksaan di Ruang Penyidikan

Kamis, 30 April 2026 | April 30, 2026 WIB Last Updated 2026-05-01T09:10:57Z


SerbaSerbi.SDD.(1/5/2026)
Bermula riak dari sebuah siaran langsung. Akun Facebook bernama Dniia Fikri Real menebar suara yang bergetar dengan tudingan ada penyiksaan, kinerja aparat yang disebut tak sejalan dengan prosedur. Narasi itu menyebar cepat, seperti angin yang membawa kabar tanpa sempat singgah untuk bertanya apa sebenarnya yang terjadi

Fakta di lapangan berkata lain.

Catatan kaki resmi menunjukkan bahwa perkara ini bukanlah kejadian yang tiba-tiba muncul dari ruang hampa. Ia telah berakar sejak 10 Februari 2026, melalui laporan polisi nomor 234/B/SPKT/Polres Labuhanbatu. Pelapor, Tomi Tua Purba, datang dengan aduan: sebuah mobil Toyota Raize merah mengalami kerusakan kaca belakang pecah, kap mobil lecet dengan dugaan pelaku mengarah pada seorang bernama Dedek.

Proses berjalan tidak dalam gegap gempita, melainkan dalam ritme yang kerap luput dari sorotan kamera kuli tinta mau pun konten kreator yang diundang dalam stop pres narkoba baru-baru ini. Akan tetapi pemeriksaan sudah menjalar pada saksi dan pengumpulan barang bukti, hingga gelar perkara. Dua bulan waktu berlalu, bukan untuk menunda, tetapi untuk memastikan setiap potongan peristiwa menemukan kembali tempatnya.

Di tengah tudingan yang beredar, Wakapolres memberikan pernyataan yang tegas menantang" Tidak ada penganiayaan seperti yang disebutkan dalam video. Bahkan, pintu verifikasi dibuka lebar rekaman CCTV dipersilakan untuk diperiksa.

Sementara itu, Kasat Reskrimnya menambahkan bahwa hasil dari rangkaian proses tersebut telah sampai pada satu kesimpulan: berdasarkan gelar perkara, saudara Dedek dinyatakan bersalah dan telah dilakukan penahanan.

Di sinilah dua arus bertemu antara persepsi yang mengalir deras di media sosial, dan fakta yang berjalan perlahan di jalur hukum. Yang satu riuh, yang lain terukur. Yang satu cepat dipercaya karna keberaniannya menghubar-habir dengan narasi markas seragam partai coklat, yang lain menuntut kesabaran untuk dipahami.

Namun akhirnya tidak setiap suara yang keras adalah kebenaran, dan tidak setiap proses yang sunyi berarti menyimpang. Fakta, seperti waktu, selalu menemukan jalannya sendiri untuk berbicara akan hal yang telah viral dalam hitungan jam.


*SigondrongDalamDiam

×
Berita Terbaru Update