Jajaran lukisan abstrak
Dari buah tangan mesin
Di dinding-dinding yang terpajang
Menguatkan tanda seni itu setengah terkapar
Mungkin saja mati
Atau pun tiada yang sudi menghayati
Semua bercermin pada perlombaan pujapuji
Demi sejengkal di atas pusat
Seperti engkau
Yang hanya bisa berbisik
Tanpa sedikit pun membuahkan berisik
Hingga terkapar
Anakku dalam angan-angan
Sigondrongdalamdiam
29 April 2015
Rantauprapat






