Kembang mawar dari taman rindu
Bahul lembut menyalin umpama senyum simpul mu
Adakah bena mindamu?
Dalam kelopak adiwarna mawar-mawar ku
Jelas rentetan nirmala tulusnya cinta
Genta kah tersambut oleh mu
Sedangkan duri telah pun melibas siang malam
Bisanya menghantaui jaga dan lena
Dalam membekas
Habis darah terkuras
Tiadakkah kau tahu?
Satu kelopak pun pada bahul kembang mawar itu
Tiada ingin lepas sehelai napas
Kau tahu mengapa?
Karna kaulah kembang mawar di taman rindu hasta karya abadi dari Tuhan ku
Memuja mu adalah kewajiban di dalam bagian hidup ku
Untuk mu
Mawar terindah ini
Untuk ku
Duri mawar tertajam ini
Terimalah
11Oktober2021
*terinspirasi dari status Abanganda
( Ade Parlaungan Nasution )


Social Plugin