Hujan
Membawaku pada tiang kota lampu
Berjajar berjarak di pinggir jalan parit yang mengecil
Di atas lantai tingkat dua,tiga dan empat
Tertangkap kicau walet seakan merepet
Dalam kota ada menjadi keramat
Saat merek-merek nikmat
Berbalut pada kata wajan kecantikan
Syahwat yang terlepas
Lalu lalang penyakit berbandrol impas
Dalam kota serasa puas
Dari pada di pinggir yang bertarif lepas
Tak ada beda kicau walet di atas
Bawah melepas kerna perda lemahnya berbatas
Minim anggaran
Nilai kerja tak hanya pada plang anti anta hantu
Ini sudah jelas
Tingkatan berdarah demam
Dan kematian yang berlahan
Atas berjentik kicau
Bawah digelitik cepit dan sakau
Perda menjadi pramuka
Hanya siaga menunggu perintah
Penegak bukan pandegak
Siaga harusnya pandai menjaga
Marwah cucu dalam segelas susu
Bergizi hanya khotbah atau gerakan sapusapu
Bersih
Membuang risih
Idaman
Sigondrong Dalam Diam
04 desember 2014.00:20


Social Plugin