Celoteh Walet dan Penjaja Nikmat

Pagi tanpa gerimis
Kicau burung walet dan jalak
Di tengah kota Idaman tak berjarak
Satu lingkungan bagai hutan yang semak

Adalah sanusi
Nama jalan dan lingkungannya ternisani
Lebih dari lima belas tahun terlihati
Menjadi kampung penangkaran walet dan penjaja surgawi
Bagi kaum hidung belang mencari kamar mandi

Semua berjalan tenang
Tak ada ombak yang datang
Dipelihara(kah) yang terlihat dalam kandang kandang
Walau virusnya tak tampak secepat datang

Dan selalu saja tenang
Walet dan penjaja nikmat bersarang
Tak mungkin dipelihara(kah) jika ditanya mereka pendatang
Lalu dimanakah petugas perda yang wibawanya datang tak diundang


Sigondrong Dalam Diam
18 Desember 2014.06:35.