Ingatanku Tentang Perusak

Aku lupa kapan pastinya tapi sepertinya sudah 5tahun atau 7tahun yang lalu, aku melihat ada panggilan masuk tak terjawab di gawaiku dengan tiada nama dan ada pesan yang juga masuk ke nomer whatsaapku tentunya dengan tanpa nama. Berdasar pesan whatsaap itu karna nomernya sama dengan nomer dipanggilan biasa.Maka aku pun menelpon balik singkatnya sore hari kami pun bertemu ditempat aku biasa ngopi.


Setelah ia memperkenalkan diri dan darimana berasal serta dari siapa dapat nomer hpku maka aku pun langsung menanyakan hajatnya menemuiku mau apa?.


"Begini bang, kata ipar kita yang menyuruh aku menjumpai abang,katanya bisa buat gambar bagaimana kerjanya untuk meja swamil "ucapnya


"Untuk meja piringan apa meja selendang?".tanyaku


"Piringan Bang, karna bongkar pasang mainnya kami bang, untuk meja tangkai sapunya bang, bisa juga kan bang, sayang sisa olahan kayunya".ucapnya kembali.


"Main dimana?"tanyaku.


"Main di Tapsel bang"jawabnya.


"Masih banyak rupanya disana"tanyaku kembali.


"Yang tak tapoluk 5orang ampe 8orang dewasa pun masih ada bang sampe ke tapteng itu masih banyak bang".jawabnya.


"Kamu sendiri main dimana?".tanyaku.


"Aku ditapsel bang,kawan yang main disana,diajaknya aku bang kesana kubilang disini aja masih ada ngapai jauh-jauh".jawabnya.


"Nanti kubuatkan,dan nanti kuhubungi".ucapku.


"Betullah bang,amanlah itu bang begitu siap,kabari ya bang"katanya.


Kulihat ia menghapiskan minuman dinginnya aku paham itu artinya ia kan undur diri dan...


"Bang,tanpa mengurangi rasa hormat,ini bang"sambil menyodorkan tangan kanannya kearahku.


"Nanti saja kau sudah kubuatkan,aku pekerja yang terbiasa pekerjaan siap terlebih dahulu baru mendapat upah kecuali kalau memang aku tak ada lagi aku minta panjar".tolakku dengan bahasa sok intelektual.


"Kuhargai itu bang,baru kali ini aku jumpa orang seperti abang.kalau begitu permisi kami ya bang,jauh lagi perjalanan kami. Aku tunggu kabar dari abang"ucapnya.


"Iya.. nanti kukabarilah,hati-hati dalam perjalanan".tegasku.


Dan kini,sampai air itu menemukan jalannya aku tak memberi kabar sebab sejak ia masuk kedalam mobil dan hilang dari hadapanku saat itu nomernya aku blokir.Bukan tak mau uang tapi....


Asudahlah.

Di mata alam semesta semua manusia dan mahluk lainnya hanyalah perusak dan aku adalah salah satunya dulu.


Sigondrongdalamdiam