Dialog Penggal Desember Dengan Januari

Di desember terakhir

Ada rasa tak sangka

Menyelimut dalam diam

Pada hari-hari yang terlalui 


Bagaimana tidak?

Sepertinya baru kemarin

Kuhamparkan harap dan harapan

Pada januari yang datang 


Lalu kini aku harus mengusung lagi

Harap dan harapan untuk meninggalkan desember

Menyambut januari


Selalu seperti inikah perpisahan desember dan januari

Selalu dengan drama harap harapan

Menjadi baik lebih baik lagi


Sudahlah..

Bukankah hari terberat itu adalah hari yang sudah terlalui

Dan bukannya tahun-tahun tersulit itu

Hanyalah tahun-tahun yang sudah terjalani


Penggalkan saja desember itu dengan januari

Kuburkan saja desember itu dengan doa-doa pengampunan di januari 


Ikhlaskan saja yang telah hilang

Telah pergi yang telah melukai dan telah menjadikan hari-hari bagaikan memijak duri

Sukuri saja sudah hidup di dunia ini yang tempatnya neraka dan surga sudah ternikmati


Sigondrong Dalamdiam Melangit mimpi 

30Desember2024