S
epenggal kisah di bawah rembulan yang mengambang sinarnya di atas kepala
Jarum-jarum berimankan menjahit awan menghitam
Dari celah bibir kepada sudut mata
Biarlah pesona hujan tibanya di dada
Berbagai surat sudah tertuliskan
Tanpa mukadimah langsung ke aksara
Di baca pun sudah berulang-ulang
Melesuh kertas di buih lidah
Telah tertamparkan pinggir cincin bulan itu
Jauh meninggalkan hasrat dalam kepala
Telah terkepal sepuluh jari kebisaan
Sebagai hajatan jalan angan
Begitu membiru
Seperti inikah yang mencari berkat
Di sepanjang jalan melangit mimpi
Sigondrong Dalam Diam
28 Oktober 2016


Social Plugin