Di dalam hujan yang sering jatuh
Dan di saat panas melanda
Sampai kerontang itu singgah
Kau adalah sisa napasku
Yang membuatku tetap bertahan
Tegak berdiri membusungkan dada
Walau di dalam isinya kesakitan semua
Tapi itu dahulu
Saat hati dan pikiranmu
Masih dapat kuterka sehati sepikiran denganku
Namun kini telah pun berubah
Sejak kehadiran rindu masa lalu
Kau lupakan lakaran cinta suciku
Yang pernah kuhamparkan padamu
Kau tak lagi jubahku
Dan kau bukan lagi sisa napasku
Kau kini hanyalah duri berbisa
Yang berada didaging kering dan basah
SigondrongDalamDiam


Social Plugin