Cermin itu pecah
Oleh masa lalu
Kemudian
Kususun kembali
Kuletakkan di kamar
Di sudut paling ujung
Jika sepi menghampiri
Dan dingin membacok tulang
Sesekali kutatap wajah
Pada cermin yang pecah
Inilah aku
Tak mungkin kembali seperti dulu
Menggunakan sayap hitam
Duduk bersila menantang Tuhan
Ini sudah akhir zaman
Bisik angin mengkibaskan rambutku
Kupelut erat-erat bayangan diriku
Pada di atas cahaya sentir
Kudiamkan sejenak mataku
Menyetubuhi luka-luka hari
Yang tiada pernah bertanggal
Sigondrongdalamdiam
09 April 2016
Astana airmata

Social Plugin