Napas dan Jiwaku
Setelah ibu ku
Dan setelah ibu mu
Maka kaulah saja yang kini kucinta
Yang kubesarkan dengan darah dan airmata
Hadirmu adalah alasanku untuk tetap ada
Engkaulah napasku
Dan engkau jiwaku
Aku bukanlah saiapa-siapa sebelum kau ada
Walau pun kau kubesarkan dengan hanya apa adanya
Kaulah alasanku tetap ada
Dan kaulah alasanku berbicara dengan langit
Walau hanya keheningan yang hanya kudapat
Kaulah alasanku tetap ada
Tahukah engkau sakitnya yang kurasa
Kala itu kita dipaksa berpisah
Ketika kutemui pun kau telah lupa
Maafkan aku wahai napasku
Hanya mampu memberikanmu sayap
Maafkan aku duhai jiwaku
Yang tak mampu mewujudkan mimpimu
Satu kupinta duhai wahai mapas jiwaku
Jika nanti waktuku tiba
Biarkanlah kepalaku rebah dipangkuanmu
Sigondrongdalamdiam
27juni2025
*puisi ini menceritakan kasih sayang seorang bapak kepada anak gadisnya.

Social Plugin