Taqillan 100hari



 
Aku masih mengusung tangis
Saat kau tiba merangkul bayangan
Tak ada kata sembunyi yang terdapati
Begitu tajam kuat membekas

 
Pada batu pikir yang kian tersingkir
Terasah ingatan terus membengkak
Tak ada yang bisa di nikmati
Kecuali potonganpotongan surat di atas jalan
Yang kau tulis mesra dengan huruf kapital

 
 
"Selamat dan sukses"
Ini itu,
Itu ini,....
Sama saja

 
Idamanku tetap menjadi kota sampah
Idamanku tetap saja menyampah

 
Hasil pemilihan
Kotakkotak bersuara

 
Aku masih mengusung tangis
Hingga saat kau tidur pulas berselimutkan safari hitammu

 
Sigondrongdalamdiam
18 Mei 2016
Astana airmata