Mei menangis
Luka masih menganga
Pada jalan dan jembatan
Mei itu berdarah
Mei menjerit
Bau anyir darah yang tumpah
Membekas jelas kaca dan cermin
Mei itu gagal
Pada nyawa yang dipersembahkan
Pada doa yang tak jadi nyanyian
Mei adalah bau
Dari kepentingan khianat sedarah
Renovasi bernama reformasi
Reformasi mei tak merevolusi
Mei yang mati
Di tangan khianat sedarahnya sendiri
Sigondrongdalamdiam
18 Mei 2015
Rantauprapat

Social Plugin