Ngigau Diamnya Napas



Apa kau masih ingat
Saat angin berembus pelan
Seiring napasmu yang sampai
Kau jadikan airmataku sebagai pedoman

Apakah kau telah lupa
Waktu hujan turun berlahan 
Seiring itu tubuhmu mengharum 
Bersama napas yang kau bisikkan pelan 

"Aku mencintaimu
Tanpamu siapakah aku"

Hingga embun itu hadir
Semua mulai mendingin
Dari balik jubah yang tak pernah tertanggalkan 
Napas itu menjadi puisi luka

Kini.

Bagai hilang bayang sendiri
Jalan itu begitu sempit
Tanpa mentari luas menyinari
Sudut mata ini kian terjepit

"Dalam kepalsuan napas yang berbisik
Aku mencintaimu
Tanpamu siapakah aku"

Tak lebih hanyalah kepura-puraan
Demi tahta dan harta
Kau bernapas
Khianat.

Sigondrongdalamdiam
09 Mei 2015
Rantauprapat.