Putih mulus di atas sampai ke dasar
Itulah kulit ada pada mu
Membuat ku tiada sanggup tuk tak berkhayal
Pada bagian-bagaian terjepit di sekujur tubuhmu
Kuragu ada lipatan hitam
Begitulah kasih mu pada ku
Kurasakan hebat putihnya
Pada lipatan kulit di kelopak mata atas
Yang menutupi sudut dalam mata
Itulah sipit mata mu
Membuat sempit hati ini tetap merindu
Dalam ekpresif bibir mungil milik mu
Hati ini mengembang kenang saban harinya
Menjebak ku sukar membedakan
Mana jaga mana terlena
Men Wha
Tiada tertanding indah paras mh
Sedap pancaran di diri mu
Kaulah roti bolani itu
Yang ku nikmati dengan segelas wedang jahe
Sulit lidah ini melupakan ragamu
Rasa hingga kini abadi lidah dan di pikiran
Men Wha
Salju cinta dan rindu ku
Terus bertahan beku di lemari pendingin
Walau akhirnya berakhir dalam kecairan
Oleh karna pemadaman daya berkepanjangan
Lahirlah gelap sendirian
Meraba-raba jalan tanpa kepastian
Terbakar dalam hujan
Hilang di dalam terang
Aku kini menjadi pungguk patah sayap malam
Men Wha
Maafkan...jika aku menolak bercumbu
Engkau adalah bajuku di tubuhku
Kita sepasang pakaian yang tak layak sobek
Sebelum cinta klimaks dalam ikatan
Men Wha
Maafkan aku
Jika mencintai mu terus sepanjang hayat
Walau hajat tak sampai memiliki
Putih mulus mu masih segar memanaskan
SigondrongDalamDiam
11Oktober2022


Social Plugin