Bencana dan Para Pejabat Rakus Nan Busuk


Di negeri ini,
Hujan turun bergantian
Lalu air konferensi
Dengan mengundang sungai untuk naik pangkat
Banjir datang seperti tamu kehormatan
Bagi para politik busuk
Walau tanpa  karpet merah
Tetapi dengan panggulan beras dipundak
Atau dengan rompi anti peluru

Asu...
Rupanya hujan telah berubah jadi sekarung beras sepuluh kilo bruto
Asu...
Dan hujan telah berubah jadi peluru
Pada hal hujan telah menyeret bonggol tongkol kayu-kayu di atas gunung ditengah pinggir bukit yang sudah gundul duluan
Bonggol tongkol kayu itu seperti sampah
Seperti muncung pejabat yang menyampah
Mengapung dibawa arus
Menabrak apa saja yang menghadang lalu menenggelamkannya
Sampai pada surutnya meninggikan yang dilewati bonggol tongkol tadi
Arus itu.
Lihatlah...
Yang tenggelan itu kini terisi tanah

Asu..
Tanah longsor atau tanah sengketa
Tanah surga katanya, yang orang bilang tongkat batu jadi tanaman

Asu...
Izin tebang
Izin tanam dan izin tambang yang diberikan
Yang menjadi surga bagi pejabat-pejabat rakus

Dan kini,
Tiba-tiba BBM mendadak langka
Seperti kejujuran dalam rapat anggaran mau pun sidang paripurna
Antrean di SPBU melengkung seperti naga lapar kehilangan kaki
Sementara para pemburu liter bolak-balik mencari untung
Bolak-balik siap mengisi penuh
Seolah-olah dunia akan kiamat bila tangki tinggal separuh

Tetapi anehnya,
Hampir semua kota
Ada komoditas yang tidak pernah langka-langka
Bahkan kian hari kian marak saja
Narkoba.
Iya, narkoba
Ia berjalan santai melewati mulusnya jalan tol
Dan tumbuh subur di gang-gang sempit
Menyapa aparat dengan sopan santun berkata:
"Narkoba itu dari kami untuk anda maka rusaklah mereka".
Jadi jangan heran jika narkoba seperti salesman berpengalaman
Selalu tahu siapa yang akan dijadikan kambing hitam
Agar ada laporan aparat sudah maksimal bekerja

Itulah negeri ini
Bencana alam adalah hal yang biasa bukan yang langka
Dan bencana adalah berkah bagi pejabat-pejabat busuk nan nakal
Karna bencana adalah moment untuk tampil agar dikatakan peduli
Padahal aslinya masa bodoh
Yang penting terus menjabat


SigondrongDalamDiam
11Desember2025
*Seniman LabuhanBatu