Dahulu...
Tika kau telah usai bersyahadatAtas ijin sepakat maka jadilah sejak itu namamu cahaya kesabaran
Tentunya..
Bukan tanpa alasan
Kupilih nama sebagai nama lainmu
Melainkan karna kaulah surga wajahku
Dan juga akan menjadi surga bagi buah cinta kita
Dengan segala keterbatasan
Dan juga semua kemampuan
Kita jalani hari demi hari
Hanya bermodalkan satu napas cinta satu tarikan napas rindu
Namun...
Benar kata pepatah
Jika manusia hanya bisa merancang
Tetapi tuhan sajalah yang menentukan
Sampai tiba di suatu masa
Kecewa telah berwujud diam
Dan diam itu telah menjelmakan hilangnya kepercayaan
Sememangnya teramat sayang untuk dibuang
Namun pahitnya harus tertelan
Sejak kehadiran kisah lama itu singgah kembali dalam hari-harimu
Sejak itulah aku menjadi orang asing yang ingin kau asingkan
Untuk apalagi kita meneruskan
Sedangkan kemesraan sudah tiada
Keegoan-keegoan yang kau tampilkan
Menjadikanmu happi membuatku makan hati
Dan latangan laranganku yang ingin menjadikanmu mulia namun membuatmu serasa terpenjara
Jika sekali dua itu tak mengapa
Masih mampu dalam diamku mempertahankannya
Berkali kusuarakan berkali jua kau nafikan
Dengan mencari-cari kekurangan dan kesalahanku
Sakit ini bukanlah lagj rasa sakit hati
Melainkan kecewa dimana kau lebih memilih orang yang baru hadirnya berapa saat dalam kehidupanmu
Ketimbang aku yang telah lama berada dalam hidupmu
Terpaksalah kita melangkah sendiri-sendiri
Walau pun di relung hati masih sayang
SigondrongDalamDiam
27 April 2025


Social Plugin