Dan
Kita menjadi asing
Pada maha kuasanya kata cinta
Kau lipat senyum memalingkan wajah
Sehingga rindu seakan binasa
Kau
Telah membakar segala berkas
Tentang rupa kulit sang waktu
Yang terlalui hujan badai
Tunggu!
Tidakkah kau ingat selarik puisi
Yang kita baca hingga terbata-bata
Aku ada kerna kau ada
Kini
Kita menjadi insan yang asing
Setelah maha kuasanya cinta
Kita diam berpura-pura
Menyisir rambut masing-masing
Sampai pada batas kepala itu tertutup kain
Maafku hatur bersama cinta yang terasing
Sigondrongdalamdiam
19 Januari 2015
Astana airmata melangit mimpi


Social Plugin