Dari bilik bimbang ini
Cinta yang terpendam dalam
Tersungkur habis-habisan
Mengintip penuh di labirin tunggu
Lelah menahankannya dengan asri kerinduan
Walau kutahu setiap saat rindu itu akan membunuhku
Dan aku tak dapat berlari atau sembunyi
Sebabkan engkau adalah hujan yang jatuh riang
Sedangkan aku adalah mangsa yang pasrah terbiar
Kemana pun aku menghindar
Raut wajahmu apik bertengger
Di dalam gelap teralpakan sekali pun
Indah matamu tajam mengikuti
Engkau selalu bertahan tetap tidak berubah
Menjadikan kusasaran empuk fatamorgana rasa ini
Merinduimu lebih menyakitkan dari mencintaimu
Entah sampai kapan
Sigondrong Dalamdiam
1Juni2023
*puisi terinspirasi dari status sahabat fesbuk bernama Cie Unie


Social Plugin