Masih pantaskah?
Aku menyimpan cintamu
Sedangkan rinduku tiada pun berlabuh dalam sepimu
Masih pantaskah?
Mimpiku melangit dalam tidurmu
Sedangkan jaga lenamu
Tiada mengigau menyebut namaku
Aku terkapar dalam hutan penuh onak duri
Darah mengalir membatu pada janji
Oh.. sang pemilik hidup yang tak pernah ingkar janji
Bebaskanlah.
Bebaskanlah serangga malam dalam asa diamnya
Aku tenggelam dalam lautan madu berpulau empedu
Dahaga menyeruput dalam nadi dan pikiranku
Oh...sang penentu mati yang berhak atas hidup
Lepaskanlah.
Lepaskanlah tautan hitam garam yang berasa
Napas-napas panjang syahwat yang tak sudah
Menuntut diam pada berkata-kata
#sigondrongdalamdiam
22 mei 2014,00:49
astana airmata melangit mimpi

Social Plugin