Disenja yang permanen
Ada dialog satu arah
Yang terbentur didinding mata purba
Lalu tersungkur dalam keinginan dingin
Tanpa desah yang membuncah
Mega masih bertahan kuat
Dengan angin yang terpuruk
Pada sepotong roti secangkir kopi
Roti itu tumbuh subur jamur
Dan kopi pun mengendap
Bersama cinta dan dendam
Mengandaskan rindu yang tersusun rapi di gedung pikiran
Lalu.. lupa bahwa semua akan kembali
Seperti awal yang menangis
Dan akhir yang ditangisi
Yang tinggal hanya penyesalan
Sigondrong Dalamdiam
22Mei2023

Social Plugin