Kopi Tanpa Gula



 
Dari atas meja yang sejajar terhadap kursi
Gelasgelas pekat itu menjadi pandangan mata
Buih yang sedikit di bibir gelasnya
Menjadikan aromanya menebar tiada sampainya
Kau mengaduknya,
Dengan gula yang kau lupa takarannya
Kumengaduknya,
Tanpa gula menikmati rasa pahitnya
Lama kita saling pandangpandangan
Menceritakan kopi kita masingmasing
Dengan bahasa isyarat matamata
Tiada kusangka kopimu telah berganti merek gelasnya
Aku masih di sini
Menikmati kopi tanpa gula dengan hikmatnya
Pahit raga menyehatkan meja kursi
Hitam warna membukakan cinta
Dalam seruputan yang panjang
Kopi kita kemarin yang dingin

 
Sigondrongdalamdiam
03 April 2017